No time to this blog…
Karena sibuk kuliah dan mikirin skripsi, akhirnya waktu untuk online jadi tidak ada. Kalaupun online, cuma sempat selama satu hari jam. Yah, untuk sementara saya ga bisa fokus lagi untuk ngeblog - emang kapan pernah fokus..??
Thank’s buat teman-teman yang udah mau mampir disini.
– No time to this blog right now –
Jangan Sampai Salah Memilih
Kata tersebut mungkin pantas kita ucapkan kepada adik-adik kita yang tak lama lagi akan memasuki perguruan tinggi. Alasannya sederhana, agar mereka tidak salah dalam mencapai tujuannya di masa yang akan datang. Karena salah satu penyebab mahasiswa malas kuliah adalah karena mereka merasa tidak cocok dengan jurusan yang telah dipilihnya. Kebanyakan dari mereka kuliah hanyalah sebagai trend dan merasa bangga karena menjadi seorang mahasiswa. Tidak memikirkan jurusan apa sebenarnya yang cocok dengan mereka. Sehingga setelah beberapa tahun kuliah, mereka baru sadar telah salah memilih jurusan.
Faktor lain yang menyebabkan seorang mahasiswa salah memilih jurusan, mungkin karena tidak mengetahui secara umum gambaran jurusan yang akan dipilihnya. Jadi, bagi mereka yang ingin kuliah pastikanlah mengetahui sekurang-kurangnya gambaran umum dari jurusan yang akan mereka pilih. Apa peluang yang akan diperoleh nantinya jika menyelesaikan pendidikan di jurusan tersebut, dan apa memang itu jurusan yang dia inginkan.
Tapi, jika dilihat dari beberapa kejadian. orang tua juga menjadi salah satu faktor penyebab seorang mahasiswa salah mengambil jurusan. Kadang keinginan orang tualah yang menyebabkan mereka terbebani ketika menjalani kuliah. Tak sedikit orang tua yang menginginkan anaknya kuliah sesuai dengan jurusan yang diinginkannya. Memang maksud mereka sebenarnya baik, tapi apakah anaknya benar-benar ingin kuliah di jurusan yang dipilih orang tuanya..?? Karena, yang akan kuliah bukanlah mereka, melainkan anaknya.
Jadi, bagi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, pikirkanlah terlebih dahulu jurusan yang akan dipilih. Jangan ketika di tengah jalan baru menyadari kekeliruan yang telah diperbuat.
Hidup Mahasiswa..!!
Anda Seorang Mahasiswa..??
Menurut pengamatan saya, seorang mahasiswa umumnya akan serius belajar di semester awal perkuliahannya (semester pertama). Mereka akan rajin mencatat, karena umumnya mereka yang baru menjadi mahasiswa berjanji pada diri sendiri untuk tidak lagi mengulangi kesalahan mereka di bangku sekolah (baik SLTP maupun SLTA). Mereka ingin serius dalam perkuliahan karena mereka beranggapan kalau kuliah itu tidak sama lagi dengan SMA. sederhananya, kuliah menerut mereka lebih sulit dan jauh berbeda dengan bangku sekolahan. Nah, coba aja liat mahasiswa yang baru masuk kuliah, mereka umumnya bawa tas kalau pergi ke kampus..
Alat tulis yang dibawa pun lengkap, paling kurang mereka membawa pena dan buku. Namun yang sangat jelas, mereka ga mau melanggar peraturan yang ada. Misalnya tidak memakai Kaos Oblong dan sandal ke kampus.
Masih di semester awal, umumnya para mahasiswa baru ini akan banyak berkumpul-kumpul dengan teman selokalnya. Duduk rame-rame di taman kampus, atau ke cafe bersama-sama. Mungkin kita bisa beranggapan kalau ini salah satu bentuk sosialisai mereka. Agar bisa mengenal teman selokalnya lebih jauh.
Ketika di Semester ke-dua, umumnya mahasiswa akan mulai terbagi-bagi dalam beberapa kelompok. Karena, mereka bisa menilai siapa saja teman-teman mereka yang sesuai, teman-teman yang cocok, dan teman-teman yang sependapat dengan mereka. Mereka umumnya akan memperlihatkan kepada teman-teman kelompoknya jiwa kebersamaannya. Misalnya, jika diajak teman kelompoknya untuk tidak masuk kuliah, umumnya mereka setuju. Walaupun kasus ini sedikit menimpa mereka yang benar-benar serius dalam menuntut ilmu. Jadi, pergi rame-rame ke cafe atau duduk-duduk di taman kampus dengan teman selokal akan mulai jarang mereka alamai. Walaupun ada, itu tidak akan seperti diawal perkuliahan mereka dulunya. Kenapa..?? Karena mereka umumnya akan duduk-duduk di taman, dan ke pergi ke cafe lebih memilih dengan anggota kelompoknya saja.
Nah, ketika di semester ke-tiga atau di tahun kedua mereka kuliah, disini mereka mulai merasakan kesalahan yang mereka perbuat di awal perkuliahan dulu. Mereka yang mengulang atau mengambil kembali mata kuliah yang gagal, akan merasa ketinggalan dengan teman-temannya, apalagi teman-teman sekelompoknya tidak ada yang mengulang. Ini mungkin bisa menjadi faktor kenapa banyak mahasiswa yang menjadi malas kuliah di tahun kedua mereka. Bicara soal teman selokal, biasanya di tahun kedua ini, ada beberapa teman mereka yang sudah berhenti kuliah atau berhenti sementara. Mungkin ada yang pindah ke Universitas lain atau ada yang mendapatkan pekerjaan.
Di tahun ke-tiga perkuliahan, akan semakin terpisah-lah mahasiswa-mahasiswa ini dari teman-temannya. Biasanya mereka yang berminat kepada sebuah bidang ilmu, akan lebih focus kesana daripada sekedar berkumpul dengan teman-teman yang menurut mereka hanya membuang-buang waktu. Kenapa..?? Karena umumnya mahasiswa di tahun ketiga, akan mulai berfikir begini, “Nanti kalau saya tamat kuliah, keahlian apa yang saya bawa..??”. Di tahun ketiga ini, umumnya mereka tidak akan lebih mementingkan lagi style, mereka beranggapan buat apa buang-buang duid cuma sekedar untuk gaya-gayaan..?? Mereka akan lebih memilih gaya hidup yang santai. Pergi kekampus cukup dengan celana jeans dan kaos oblong, bawa pena dan kertas beberapa lembar.
Berbeda ketika awal perkuliahan dulu, dimana mereka akan selalu mengikuti semua mode. Karena takut dianggap ga “gaul” oleh teman yang lain.
Ok, sekarang kita bahas mahasiswa di tahun ke-empat perkuliahannya. Di masa ini, banyak mahasiswa yang akan menyesal karena beberapa diantara teman-temannya sudah ada yang mulai menyusun skripsi dan tidak akan lama lagi wisuda. Mereka akan menyesal karena tidak serius kuliah selama ini. Membayangkan teman-teman seangkatannya yang tak lama lagi akan wisuda, akan membuat mereka mulai menyadari kesalahannya. “Coba saya dari dulu seperti dia, pasti sekarang saya juga sudah skripsi..” begitulah umumnya pikiran mereka. sehingga, umumnya mereka akan mulai lagi dari awal untuk serius belajar, tapi cuma sedikit dari mereka yang nantinya akan benar-benar serius kedepannya.
Jadi, menurut saya kuliah itu tidak cuma sekedar pergaulan, kuliah itu akan menentukan tujuan yang lebih panjang. Jika anda merasa ada benarnya, maka cobalah mulai dari sekarang untuk serius lagi dalam menuntut ilmu di bangku perkuliah. Masih belum terlambat untuk memperbaiki kesalahan yang kita buat. Karena, semakin lama kita menyadarinya, akan semakin lama kita terpuruk dalam kesalahan tersebut.
Dan sebagai catatan bagi adek-adek yang baru tamat sekolah. Bagi adek-adek yang ingin kuliah, pastikanlah tekad kalian untuk benar-benar serius dalam menuntut ilmu di bangku kuliah. Kalau memang ga niat kuliah, ga usah aja. Kuliah itu dari diri kita sendiri, bukan keinginan orang tua. Satu kata yang sampai saat ini masih teringat dibenak saya, yang mungkin bisa menjadi pendorong bagi kita semua. Ketika dosen saya berkata di hari pertama saya kuliah, “AWAL YANG BAIK, AKAN MENENTUKAN AKHIR YANG BAIK..”
Ok, sekian aja postingan saya kali ini, mungkin terlalu panjang yah..??




(4.5 out of 5)